Apa nama jurusan dokter kecantikan?

Replies
1
Voices
2
Syaiful Nurul

Dok, kalau saya boleh tahu, jurusan kedokteran yang fokus ke kecantikan itu namanya apa ya?

  • mento utoyo

    Apa nama jurusan dokter kecantikan?

    Tidak ada "jurusan dokter kecantikan" di pendidikan formal dokter. Jalurnya adalah:
    Menjadi dokter umum (S.Ked + profesi dokter).
    Mengambil program spesialisasi Kulit dan Kelamin (Sp.KK).
    Optional: Mengikuti pelatihan dan sertifikasi khusus di bidang dermatologi kosmetik/estetika.

    “Apa sih jurusan dokter kecantikan?”
    Sebenarnya, tidak ada jurusan khusus bernama ‘dokter kecantikan’ dalam pendidikan formal kedokteran. Tapi jangan khawatir, saya akan jelaskan jalurnya dengan jelas dan bersahabat 😊.

    🩺 Langkah-langkah Menjadi Dokter yang Menangani Kecantikan:
    1️⃣ Menjadi Dokter Umum
    - Kuliah di Fakultas Kedokteran (S.Ked)
    - Menyelesaikan pendidikan profesi dokter (koas)
    - Lulus dan mendapatkan gelar dokter (dr.)
    Ini adalah fondasi utama. Semua dokter, baik yang ingin jadi spesialis maupun yang fokus di estetika, harus melewati tahap ini.

    2️⃣ Melanjutkan ke Spesialis Kulit dan Kelamin (Sp.KK)
    - Ini adalah jalur resmi untuk menjadi dokter spesialis kulit.
    - Belajar lebih dalam tentang penyakit kulit, rambut, kuku, dan kelamin, serta prosedur medis dan estetika.
    - Setelah lulus, gelarnya adalah Sp.KK dan bisa menangani kasus medis maupun kecantikan secara profesional.

    3️⃣ Mengikuti Pelatihan Estetika (Opsional)
    - Dokter umum yang tidak mengambil spesialis bisa tetap mendalami estetika lewat kursus dan sertifikasi resmi.
    - Pelatihan ini mencakup:
    - Botox & filler
    - Laser
    - Facial medis
    - Anti-aging treatment
    Namun, perlu diingat: meski bisa melakukan prosedur estetika, dokter umum bukan spesialis kulit, jadi ada batasan dalam menangani kasus medis yang kompleks.

    “Jadi, kalau kamu pasien yang ingin perawatan kecantikan, pastikan tahu latar belakang dokternya. Dan kalau kamu calon dokter yang tertarik di dunia estetika, mulailah dari pendidikan dokter umum, lalu tentukan apakah ingin lanjut ke spesialis atau fokus di estetika lewat pelatihan. Yang penting, tetap belajar dengan hati dan praktik dengan etika 💖.”