Apa bedanya dokter kulit dengan dokter kecantikan?

Replies
1
Voices
2
Saroh Chairani

Dok, mohon pencerahannya ya… dokter kulit dan dokter kecantikan itu sebenarnya beda di mana sih?

  • mento utoyo

    Apa bedanya dokter kulit dengan dokter kecantikan?

    Dokter Spesialis Kulit (Sp.KK) adalah dokter spesialis yang fokus pada kesehatan dan penyakit kulit, rambut, dan kuku secara medis sedangkan Dokter Kecantikan Bisa merujuk pada Dokter Spesialis Kulit maupun Dokter umum dengan pelatihan khusus di bidang estetika.

    “Perbedaan antara dokter kulit dan dokter kecantikan sering kali membingungkan masyarakat, karena keduanya sama-sama berurusan dengan kulit dan penampilan. Tapi sebenarnya, mereka punya latar belakang dan fokus yang berbeda. Yuk kita bahas lebih dalam.”

    ---

    🩺 1. Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (Sp.KK)
    Ini adalah dokter yang telah menyelesaikan pendidikan kedokteran umum **plus** pendidikan spesialis selama 3–4 tahun di bidang **dermatologi dan venereologi**.

    ✅ Fokus utama:
    - **Diagnosis dan pengobatan penyakit kulit, rambut, dan kuku secara medis**, seperti:
    - Jerawat parah
    - Eksim, psoriasis
    - Infeksi jamur, virus, bakteri
    - Alergi kulit
    - Kanker kulit
    - Penyakit menular seksual (karena masuk dalam bidang “kelamin”)

    ⚙️ Pendekatan:
    - Berdasarkan **evidence-based medicine** (ilmu kedokteran berbasis bukti)
    - Bisa memberikan resep obat, melakukan biopsi, dan tindakan medis lainnya

    💉 Prosedur estetika:
    Banyak Sp.KK juga menangani **prosedur kosmetik** seperti:
    - Laser
    - Chemical peeling
    - Botox & filler
    - PRP (Platelet Rich Plasma)
    - Microneedling

    Namun, mereka melakukannya dengan pendekatan medis dan aman, karena memahami struktur kulit secara mendalam.

    ---

    💄 **2. Dokter Kecantikan**
    Istilah ini lebih luas dan tidak merujuk pada satu spesialisasi tertentu. Bisa berarti:

    A. **Dokter Spesialis Kulit yang juga fokus pada estetika**
    - Seperti dijelaskan di atas, mereka punya latar belakang medis dan bisa menangani estetika dengan aman.

    B. **Dokter umum yang mengikuti pelatihan estetika**
    - Mereka adalah dokter yang telah lulus pendidikan kedokteran umum, lalu mengikuti kursus atau pelatihan estetika (non-spesialis).
    - Bisa melakukan prosedur seperti:
    - Botox
    - Filler
    - Facial medis
    - Thread lift
    - Laser ringan

    ⚠️ Catatan penting:
    - Meski banyak dokter kecantikan umum yang kompeten, **tidak semua memiliki pemahaman mendalam tentang penyakit kulit**.
    - Untuk kasus kulit yang kompleks atau berisiko, sebaiknya tetap konsultasi ke Sp.KK.

    ---

    🧭 **Kapan ke dokter kulit, kapan ke dokter kecantikan?**
    | Kondisi | Rekomendasi |
    |--------|-------------|
    | Jerawat ringan & ingin glowing | Dokter kecantikan bisa cukup |
    | Jerawat parah, bernanah, bekas luka | Sp.KK lebih tepat |
    | Ingin filler atau botox | Keduanya bisa, tapi pastikan legalitas dan sertifikasi |
    | Kulit gatal, bersisik, atau ruam | Sp.KK wajib, karena ini medis |
    | Ingin facial atau laser ringan | Dokter kecantikan bisa jadi pilihan |

    ---

    **“Sebagai dokter, saya selalu sarankan untuk mengenali kebutuhan kulit terlebih dahulu. Kalau tujuannya estetika ringan, dokter kecantikan bisa membantu. Tapi kalau ada keluhan medis atau kondisi kulit yang kompleks, jangan ragu untuk datang ke Sp.KK. Kulit kita berharga, dan penanganannya harus tepat.”**